Wednesday, 25 April 2018

Diksi Menurut Para Ahli


Dalam KBBI, Diksi diartikan sebagai pilihan kata yang tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu (seperti yang diharapkan). Namun, bagaimana dengan para ahli dalam mendefinisikan kata “Diksi”? Berikut beberapa ahli atau penulis yang dalam bukunya sendiri mendefinisikan apa itu diksi:
1.      Gorys Keraf

Dalam bukunya sendiri (Keraf, Gorys. 1991. Diksi dan Gaya Bahasa.. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama)(22,24) dia mengatakan bahwa diksi adalah sebuah pilihan kata, atau kata – kata yang dipakai untuk mengungkapkan suatu ide atau gagasan dan juga meliputi persoalan fraseologi, gaya bahasa, dan ungkapan. Fraseologi mencakuppersoalan kata-kata dalam pengelompokan atau susunannya,atau yang menyangkut cara-cara yang khusus berbentuk ungkapan-ungkapan. Gaya bahasa sebagai bagian dari diksi bertalian dengan ungkapan-ungkapan yang individual atau karakteristik, atau yang memiliki nilai artistic yang tinggi.
Keraf mengatakan bahwa ada tiga kesimpulan tentang diksi. Pertama, pilihan kata atau diksi mencakup pengertian kata-kata mana yang dipakai untuk menyampaikan suatu gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata-kata yang tepat, dan gaya mana yang baik digunakan dalam suatu situasi. Kedua, pilihan kata atau diksi adalah kemampuan membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna dari gagasan yang ingin disampaikan dan kemampuan untuk menemukan sesuatu yang sesuai dengan situasi dan nilai rasa yang dimiliki kelompok masyarakat pendengar. Ketiga, pilihan kata yang tepat dan sesuai hanya dimungkinkan oleh penguasaan sejumlah besar kosa kata atau perbendaharaan kata atau kosa kata suatu bahasa adalah keseluruhan kata yang dimiliki oleh sebuah bahasa.
Diksi juga mencakup kata-kata yang dipakai untuk menyampaikan suatu gagasan, cara menggabungkan kata yang tepat, dan gaya yang paling baik digunakan dalam situasi tertentu.( Prof. Dr. Achmad H.P. 2016. Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta : Erlangga )(144)

2.      E. Zaenal Arifin
Diksi menurut Arifin adalah pilihan kata yang tepat untuk menyatakan sesuatu(Arifin, E.Zaenal.2008.Cermat berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta:Akademika Pressindo)(28).Pilihan kata merupakan satu unsur yang penting, baik dalam dunia karang-mengarang maupun dalam dunia tutur setiap hari.
Dalam memilih kata yang setepat-tepatnya untuk menyatakan suatu maksud, dalam hal ini makna kata yang tepatlah yang diperlukan.Kata yang tepat akan membantu seseorang mengungkapkan dengan tepat apa yang ingin disampaikannya, baik lisan maupun tulisan. Disamping itu, pemilihan kata harus pula sesuai dengan situasi dan tempat dalam penggunaan kata-kata itu.
3.         S. Amran Tasai
Hampir sama dengan Arifin, Amran mengatakan bahwa diksi secara lebih luas dapat dipahami mencakup pengertian kata-kata mana yang dipakai untuk menyampaikan suatu gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata-kata yang tepat atau menggunakan ungkapan-ungkapan yang tepat, dan gaya mana yang paling baik digunakan dalam suatu situasi.
4.         Jabrohim

Menurutnya, diksi atau pilihan kata mempunyai peranan penting dan utama untuk mencapai keefektifan dalam penulisan suatu karya sastra(Jabrohim. 2001. Cara Menulis Kreatif. Yogyakarta : Pustaka Pelajar)(35). Untuk mencapai diksi yang baik seorang penulis harus memahami secara lebih baik masalah kata dan maknanya, harus tahu memperluas dan mengaktifkan kosa kata, harus mampu memilih kata yang tepat, kata yang sesuai dengan situasi yang dihadapi, dan harus mengenali dengan baik macam corak bahasa sesuai dengan tujuan penulisan.

5.            Prof. Dr. Achmad H.P.

Dalam bukunya ( Prof. Dr. Achmad H.P. 2016. Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta : Erlangga )(144), dia mengatakan bahwa diksi (pemilihan kata) dalam penulisan ilmiah atau karya fiksi menjadi aspek yang sangat penting dalam membangun kalimat yang efektif dan utuh. Pemilihan kata yang tepat dan sesuai dengan konteks kalimat akan memberi efek tersendiri dalam menyampaikan informasi, baik melalui bahasa tulis maupun bahasa lisan. Pentingnya memerhatikan diksi juga memberi kemudahan bagi penulis dalam menyampaikan pesan atau informasi kepada pembacanya. Penggunaan kata yang tidak sesuai dengan konteks atau masih asing bagi pembaca atau pendengar akan berdampak terhadap ketidakefektifan dan miskomunikasi antara penulis dan pembaca atau antara pembicara  dan pendengar.
Hal lain yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan pesan, baik melalui bahasa tulis maupun bahasa lisan, adalah keterbahasan kosakata yang dimiliki penulis dan pembaca atau pembicara dan pendengar.
Jadi sebagai kesimpulan, diksi adalah pilihan kata yang sesuai dengan konteks kalimat untuk menyampaikan pesan atau gagasan oleh penulis atau pembicara kepada pembaca atau pendengar yang sesuai dengan kondisi dan rasa bahasa tertentu serta berterima.

6.               Drs. Suparian

Pilihan kata atau diksi dalam sebuah karya tulis ilmiah akan mempengaruhi kesan dan makna yang ditimbulkan. Hal ini merupakan salah satu unsur dalam artikel ilmiah. Pemilihan kata dalam satu ragam bahasa berkaitan dengan ketetapan pemilihan kata dan kesesuaian pemilihan kata. (Drs. Suparian. 2014. Panduan Lengkap Ejaan yang Disempurnakan. Yogyakarta : PT. PUSTAKA BARU)(136)