Dalam KBBI, Diksi diartikan sebagai pilihan kata yang
tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga
diperoleh efek tertentu (seperti yang diharapkan). Namun, bagaimana dengan para
ahli dalam mendefinisikan kata “Diksi”? Berikut beberapa ahli atau penulis yang
dalam bukunya sendiri mendefinisikan apa itu diksi:
1. Gorys Keraf
Dalam
bukunya sendiri (Keraf, Gorys. 1991.
Diksi
dan Gaya Bahasa.. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama)(22,24)
dia mengatakan bahwa diksi adalah sebuah pilihan kata, atau kata – kata yang
dipakai untuk mengungkapkan suatu ide atau gagasan dan juga meliputi persoalan
fraseologi, gaya bahasa, dan ungkapan. Fraseologi mencakuppersoalan kata-kata
dalam pengelompokan atau susunannya,atau yang menyangkut cara-cara yang khusus
berbentuk ungkapan-ungkapan. Gaya bahasa sebagai bagian dari diksi bertalian
dengan ungkapan-ungkapan yang individual atau karakteristik, atau yang memiliki
nilai artistic yang tinggi.
Keraf
mengatakan bahwa ada tiga kesimpulan tentang diksi. Pertama, pilihan kata atau
diksi mencakup pengertian kata-kata mana yang dipakai untuk menyampaikan suatu
gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata-kata yang tepat, dan gaya mana
yang baik digunakan dalam suatu situasi. Kedua, pilihan kata atau diksi adalah
kemampuan membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna dari gagasan yang ingin
disampaikan dan kemampuan untuk menemukan sesuatu yang sesuai dengan situasi
dan nilai rasa yang dimiliki kelompok masyarakat pendengar. Ketiga, pilihan kata
yang tepat dan sesuai hanya dimungkinkan oleh penguasaan sejumlah besar kosa
kata atau perbendaharaan kata atau kosa kata suatu bahasa adalah keseluruhan
kata yang dimiliki oleh sebuah bahasa.
Diksi juga mencakup kata-kata yang dipakai untuk
menyampaikan suatu gagasan, cara menggabungkan kata yang tepat, dan gaya yang
paling baik digunakan dalam situasi tertentu.( Prof. Dr. Achmad H.P. 2016. Bahasa
Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta : Erlangga )(144)
2.
E. Zaenal Arifin
Diksi menurut Arifin adalah pilihan kata yang tepat untuk
menyatakan sesuatu(Arifin, E.Zaenal.2008.Cermat berbahasa Indonesia untuk
Perguruan Tinggi. Jakarta:Akademika Pressindo)(28).Pilihan kata
merupakan satu unsur yang penting, baik dalam dunia karang-mengarang maupun
dalam dunia tutur setiap hari.
Dalam memilih kata yang setepat-tepatnya untuk menyatakan
suatu maksud, dalam hal ini makna kata yang tepatlah yang diperlukan.Kata yang
tepat akan membantu seseorang mengungkapkan dengan tepat apa yang ingin
disampaikannya, baik lisan maupun tulisan. Disamping itu,
pemilihan kata harus pula sesuai dengan situasi dan tempat dalam penggunaan
kata-kata itu.
3.
S.
Amran Tasai
Hampir sama
dengan Arifin, Amran mengatakan bahwa diksi secara lebih luas dapat dipahami
mencakup pengertian kata-kata mana yang dipakai untuk menyampaikan suatu
gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata-kata yang tepat atau
menggunakan ungkapan-ungkapan yang tepat, dan gaya mana yang paling baik
digunakan dalam suatu situasi.
4.
Jabrohim
Menurutnya,
diksi atau pilihan kata mempunyai peranan penting dan utama untuk mencapai
keefektifan dalam penulisan suatu karya sastra(Jabrohim. 2001. Cara Menulis Kreatif. Yogyakarta : Pustaka Pelajar)(35). Untuk
mencapai diksi yang baik seorang penulis harus memahami secara lebih baik
masalah kata dan maknanya, harus tahu memperluas dan mengaktifkan kosa kata,
harus mampu memilih kata yang tepat, kata yang sesuai dengan situasi yang dihadapi,
dan harus mengenali dengan baik macam corak bahasa sesuai dengan tujuan
penulisan.
5.
Prof.
Dr. Achmad H.P.
Dalam
bukunya ( Prof. Dr. Achmad
H.P. 2016. Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta :
Erlangga )(144), dia mengatakan bahwa diksi (pemilihan kata) dalam
penulisan ilmiah atau karya fiksi menjadi aspek yang sangat penting dalam
membangun kalimat yang efektif dan utuh. Pemilihan kata yang
tepat dan sesuai dengan konteks kalimat akan memberi efek tersendiri dalam
menyampaikan informasi, baik melalui bahasa tulis maupun bahasa lisan.
Pentingnya memerhatikan diksi juga memberi kemudahan bagi penulis dalam
menyampaikan pesan atau informasi kepada pembacanya. Penggunaan kata yang tidak
sesuai dengan konteks atau masih asing bagi pembaca atau pendengar akan
berdampak terhadap ketidakefektifan dan miskomunikasi antara penulis dan
pembaca atau antara pembicara dan
pendengar.
Hal
lain yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan pesan, baik melalui bahasa
tulis maupun bahasa lisan, adalah keterbahasan kosakata yang dimiliki penulis
dan pembaca atau pembicara dan pendengar.
Jadi sebagai kesimpulan, diksi adalah pilihan kata yang
sesuai dengan konteks kalimat untuk menyampaikan pesan atau gagasan oleh
penulis atau pembicara kepada pembaca atau pendengar yang sesuai dengan kondisi
dan rasa bahasa tertentu serta berterima.
6.
Drs. Suparian
Pilihan kata atau diksi dalam sebuah karya tulis ilmiah
akan mempengaruhi kesan dan makna yang ditimbulkan. Hal ini merupakan salah
satu unsur dalam artikel ilmiah. Pemilihan kata dalam satu ragam bahasa
berkaitan dengan ketetapan pemilihan kata dan kesesuaian pemilihan kata. (Drs.
Suparian. 2014. Panduan Lengkap Ejaan yang Disempurnakan.
Yogyakarta : PT. PUSTAKA BARU)(136)